Tuesday, March 26, 2019

A. Pengertian Belajar
                Mengemukakan bahwa (Hamalik,2014:36), belajar adalah modifikasi atau memperteguh kelakuan melalui pengelaman. (learning is defined as the modifikasi or strengthening of behavior throught experiencing).
                menurut pengertian di atas, belajar adalah suatu proses, kegiatan dan bukan suatu hasil atau tujuan.

B. Karakteristik Proses Belajar dan Tahapan-tahapan perkembangan siswa sekolah dasar
      
    1. karakteristik proses belajar
        secara umum, proses belajar merupakan proses interaksi komunikasi aktif antara siswa dengan guru dalam kegiatan pendidikan. dalam proses pembelajaran, ada kegiatan belajar yang dilakukan oleh siswa dan ada kegiatan mengajar yang dilakukan oleh guru, yang berlangsung secara bersama-sama sehingga terjadi interaksi komunikasi aktif antara siswa dan guru.(Suprihatiningrum,2016:81)
               Agar terjadi interaksi pembelajaran yang baik, ada beberapa komponen yang saling berkaitan dan saling membantu, serta merupakan satu kesatuan dapat menunjang proses belajar tersebut.
    2. Tahapan Perkembangan Siswa SD
        mengemukakan bahwa(susanto,2013:77) perkembangan siswa atau tahapan sebagai berikut:
a. Tahap Sensori motorik (usia 0-2 tahun), pada tahap ini belum memasuki usia sekolah
b.  Tahap Pra-Operasional (usia 2-7 tahun), pada tahap ini kemampuan skema kognitifnya masih   terbatas. peserta didik suka meniru perilaku orang lain. perilaku biasanya di tiru khususnya orang tua maupun gurunya
c. Tahap operasional Konkret (usia 7-11 tahun), pada tahap ini peserta didik sudah mulai memahami aspek-aspek kumulatif materi, misalnya volume dan jumlah
d. Tahap Operasional Formal (usia 11-15 tahun), pada tahap ini peserta didik pada tahap ini telah memiliki kemampuan mengoordinasikan dua ragam kemampuan kognitif baik secara simultan (serentak) maupun berurutan

C. Karakteristik Pembelajaran di sekolah dasar
       Pendidikan adalah upaya yang terorganisasi, berencana dan berlangsung secara terus-menerus sepanjang hayat untuk membina anak didik menjadi manusia paripurna,dewasa,dan berbudaya. untuk pembinaan ini asas pendidikan harus berorientaso pada pengembangan seluruh aspek potensi anak didik, diantaranya aspek kognitif,afektif, dan berimplikasi pada aspek psikomotorik.
          Bagi peserta didik, belajar merupakan sebuah proses interaksi antara berbagai potensi diri siswa (fisik,nonfisik,emosi,dan intelektual), interaksi siswa dengan guru,siswa dengan siswa lainnya, serta lingkungan dengan konsep dan fakta, interaksi dari berbagai stimulus dengan berbagai respons terarah untuk melahirkan perubahan.





Daftar Pustaka

Hamalik.Oemar. 2014. Kurikulum dan Pembelajaran . Jakarta: Bumi Aksara
Suprihatiningrum .Jamil . 2016 . Strategi Pembelajaran: Teori & Aplikasi . jogjakarta: Ar-Ruzz
Susanto . 2013 . Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar . Jakarta: Kencana